Join The Community

Search

Jumat, 25 Maret 2011

Komite Nasional untuk Rakyat Libya Minta SBY Bersuara

JAKARTA - Para politisi yang berhimpun dalam Komite Nasional Untuk Rakyat Libya menyerukan kepada Presiden SBY untuk bersuara tegas atas konflik yang terjadi di negara Libya.

Presiden harus bersikap tegas, menunjukkan bahwa Indonesia menentang segala macam bentuk penjajahan. Sikap politik luar negeri yang bebas aktif, juga patut dipertegas terkait sikap Amerika dan sekutunya membombardir Libya.

Pengamat internasional, Profesor Hikmawanto meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Presiden SBY untuk memperjelas sikap negara atas konflik yang terjadi di Libya.

Sesuai dengan konstitusi, kata Hikmawanto, negara diharuskan turut aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

"Kita khawatirkan penyerangan koalisi pimpinan Amerika ke Libya bisa. merembet ke masalah barat dan Islam. Pemerintah harus melakukan sesuatu untu ikut bersuara menghentikan perang ini," ujarnya di DPR, Kamis (24/03/2011).

Perancis Klaim Sudah Kuasai udara Libya

Perancis Klaim Sudah Kuasai udara Libya
DAILY MAIL
Pemimpin Libya Moammar Khadafi

BENGHAZI - Anggota pasukan sekutu, Perancis menyatakan wilayah udara Libya telah berada "di bawah kendali" mereka, Jumat (25/3/2011).

Demikian dikemukakan sekutu, dikutip dari Aljazeera, Channel News Asia dan CNN, Jumat (25/3/2011), setelah NATO setuju mengambil alih komando operasi di Libya.

"Wilayah udara Libya berada di bawah kendali, dan kami membuktikannya kemarin, karena pesawat Libya di tangan pasukan pro-Gadhafi yang baru saja lepas landas dari Misrata untuk membom Misrata dihancurkan oleh Rafale Perancis," ungkap Adm Edouard Guillaud, kepada France-Info radio.

Ledakan Nuklir Di Jepang

Efek Ledakan Nuklir Jepang Bisa Sampai Indonesia-Akibat ledakan di reaktor nuklir Fukushima, diprediksi bisa berdampak hingga ke Indonesia. Uap limbah reaktor nuklir yang meledak dapat tertiup angin hingga ribuan kilometer bahkan Sampai di Indonesia.
“Tragedi Chernobyl itu radioaktifnya bisa terbawa angin hingga ke Skotlandia di kawasan Eropa Barat, kemungkinan itu bisa jadi ada (sampai ke Indonesia),” ujar Jubir Greenpeace Asia Tenggara, Hikmat Soeriatanuwijaya kepada Tribunnews.
Meski begitu, Hikmat belum dapat memastikan waktu yang ditempuh uap nuklir tersebut saat terhembus angin di udara. Pihaknya mengaku baru akan melakukan penelitian tentang hal tersebut.

ANCAMAN BOM BUKU

Kurir Teror Bom Buku Terlacak!
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Anggota Gegana Brimob memeriksa paket yang dicurigai berisi rangkaian bom di halaman komplek Kantor Berita 68H, Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (17/3/2011). Setelah diperiksa paket langsung dibawa oleh Gegana markas Brimob.

JAKARTA - Teka-teki siapa pelaku rangkaian teror bom dalam paket buku yang mengguncang ibukota Jakarta yang kemudian menjalar ke sejumlah wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan menemukan titik terang. Mabes Polri melalui divisi Humas menyebut kurir yang mengantarkan paket bahan peledak di dalam buku tersbeut sudah terlacak.

“Kurir pengirim paket bom buku sudah terlacak. Setelah dilakukan analisis dari tim Mabes dan Densus 88, ada perkembangan yang sementara positif,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli, seperti dikutip dari akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri, Rabu (23/3/2011).

Kecerobohan Kompol Dodi Disinggung di Rapat Humas


      
Kecerobohan Kompol Dodi Disinggung di Rapat Humas
IST/KBR 68H
Kompol Dodi Rahmawan sedang berusaha menjinakkan bom yang dikirim orang tak dikenal ke Sekretariat JIL, Jalan Utan Kayu 68H, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011).
JAKARTA - Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Humas Polri yang berlangsung di Mabes Polri, Rabu (16/3/2011), juga menyinggung kecerobohan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan. Dodi dianggap tidak mengikuti prosedur terhadap benda yang dicurigai sebagai bom.

"Di tempat rakernis juga dibahas, salah prosedur katanya," kata Kasubag Humas Polrestro Jaktim, Kompol Didi Heryadi melalui pesan singkat, Rabu (16/3/2011).

Ledakan bom buku


Buku berisi bom di Utan Kayu (tvone)
VIVAnews - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol. Sutarman memimpin evaluasi kinerja anggotanya malam ini. Hal itu terkait kasus paket bom-buku di tiga lokasi yang terjadi Selasa kemarin, 15 Maret 2011.

"Untuk kasus kemarin dianggap serius. Kapolda akan memimpin langsung," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol. Baharudin Djafar, Rabu, 16 Maret 2011.

Senin, 14 Maret 2011

Gempa & Tsunami Melanda Jepang

Gempa  & Tsunami Melanda Jepang Jakarta -Gempa luar biasa hebat dan Tsunami besar memporak porandakan Jepang. Gempa berkekuatan 8,9 Magnitude tersebut berasal dari 130 km arah tenggara Tokyo. Gempa paling besar dalam sejarah Jepang itu juga dirasakan oleh beberapa negara di sekitarnya termasuk Cina.
Terdapat sekitar tujuh gempa bumi dengan kekuatan sekitar 8 skala Richter yang pernah mengguncang Jepang mulai 1891. Gempa dengan kekuatan 7,9 SR yang menewaskan 147.000 orang sebelumnya terjadi pada 1923 di Kanto. Gempa Aceh pada 2004 berkekuatan 9,3 SR sedangkan Gempa Jepang terbaru memiliki rasi 8,9 SR

Jumat, 11 Maret 2011

Korban Tewas Gempa-Tsunami Jepang

TOKYO - Belum ada kepastian jumlah korban bencana gempa dan tsunami yang baru saja terjadi di Jepang, Jumat (11/3) siang tadi. Sejauh ini, laporan dari pejabat pemerintah Negeri Sakura, seperti dilaporkan Associated Press (AP), menyebutkan bahwa tercatat korban tewas sebanyak 32 orang. Namum, seperti layaknya bencana lain, jumlah ini masih sangat mungkin terus bertambah, seiring dengan berjalannya proses pencarian koran dan evakuasi.  Laporan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...